Sejarah yang di sembunyikan, keadaan Andalusia sebelum Kehadiran Islam.
Sebelum datangnya Islam bangsa Goths yang menguasai Iberia memeluk agama Nasrani aliran Arianism, yakni aliran keyakinan keagamaan yang berdasarkan ajaran Patriarch Arius (wafat 366) dari Constantinopel. Arianism itu menganut Unitary Faith, sebagai tandingan Trinity Faith dari aliran Athanasianism, berdasarkan ajaran bishop Athanasius (293-373 M) dari Alexandria. Arianism ini menganut keyakinan bahwa Allah adalah Maha Esa tanpa oknuman dan Jesus Keristus itu manusia biasa tetapi menjabat Rasul Allah dan Bunda Maria itu tidak layak dipanggil ibu dari Tuhan karena yang dilahirkan adalah manusia biasa. Arianism ini dianut oleh bangsa Goths Timur (Ostrogoths) maupun oleh bangsa Goths Barat (Visigoths), sewaktu mereka mulai menyebar dari daerah kediamannya di dataran tinggi Karphatia. (Yoesoef Sou’yb, 1984 : 3).
Thiudareiks dan pasukannya menyerbu serta menguasai semenanjung Italia pada tahun 489 M. Dalam penguasaan Thiudareiks ini sikap toleransi agama dijalankan dan kaum Ortodoks Katholik dan orang-orang Yahudi merasa terlindungi. Bangsa Yahudi pada masa sebelumnya selalu ditindas oleh penguasa Kristen dimanapun juga, karena keyakinan Ilahiat yang dianut agama Yahudi itu sangat bertentangan dengan keyakinan Ilahiat yang dianut Kristen. Akan tetapi dengan berkuasanya bangsa Goth Timur yang menganut ajaran Arianism yang memiliki kesamaan ajaran maka orang-orang Yahudi mendapat toleransi beragama.
Pada Tahun 325 M, sidang Gereja sedunia yang pertama dalam sejarah Kristen, memutuskan bahwa Athanasianism itu sebagai ajaran yang resmi dalam agama Kristen yaitu keyakinan tentang Trinity Faith. Selanjutya Konsili Nicae pada tahun 325 M memutuskan bahwa Arianism itu adalah ajaran bid’ah (heresy) dan para pengikutnya mesti dibasmi serta segala literaturnya mestilah dimusnahkan. Semenjak abad 4 M imperium Roma sudah melaksanakan keputusan Konsili Nicae yaitu membasmi ajaran Unitary Faith, akan tetapi mereka tidak mampu menjangkau bangsa Goths terutama Goths Barat (Yoesoef Sou’yb, 1984 : 4).
Sewaktu panglima Euriks dengan pasukannya maju dari Hungaria arah ke barat dan lalu merebut bagian selatan Perancis dan membangun Kingdom of Visigoths (466-507 M) disitu, mereka masih mempertahankan keyakinan Unitary Faith. Atas bujukan Paus dari Vatikan raja Clovis dari Frankish mempersiapkan pasukan untuk menyerang kerajaan Goths Barat. Clovis melakukan persiapan selama sebelas tahun dan pada tahun 507 M bangsa Goths dapat dikalahkan. Tetapi sejak 507 M bangsa Goths Barat sudah membangun kerajaan di semenanjung Iberia dibawah pimpinan Panglima Gesalrik (507-522 M), dengan ibukota di Toledo. Mereka masih mempertahankan ajaran Unitary Faith, hal itu bertahan bahkan sampai pada pemerintahan raja Reccared I (586-601 M).
Ajaran Unitary Faith musnah pada saat kekuasaan di pegang oleh Reccared I, ketika itu Reccared berhasil dibujuk oleh Bishop Isidore seorang uskup dari gereja Rum Khatolik yang berkedudukan di Sevilla. Raja Reccared mengumumkan ajaran Trynity Faith sebagai ajaran resmi di wilayahnya dan ajaran Unitary Faith adalah ajaran bid’ah (heresy) yang harus dibasmi. Sejak saat itu ajaran Unitary Faith ini mulai musnah dan penganutnya hanya meyakini ajaran itu secara sembunyi-sembunyi karena takut tekanan dari penguasa.
Dengan di umumkannya ajaran Trinity Faith menjadi agama resmi, maka kebebasan beragama orang-orang Yahudi dan orang yang menganut ajaran Unitary Faith mulai terusik dan mengalami masa penindasan kembali. Mereka dengan terpaksa memeluk ajaran Trinity Faith, karena tekanan dari penguasa. Karena tekanan tadi mereka tidak sepenuh hati memeluk ajaran Trinity Faith, secara sembunyi-sembunyi mereka masih menjalankan ajaran keagamaan masing-masing, dalam hati mereka merasa muak dengan para penguasa. Karena keadaan yang berubah drastis dan selalu dalam keadaan tertekan, kaum Yahudi dan orang yang masih menjalankan ajaran Unitary Faith menyimpan rasa benci dan muak kepada para penguasa.
Keadaan ekonomi masyarakat di semenanjung Iberia sebelum masuknya Islam sangat memprihatinkan. Wilayah ini termasuk wilayah minus sejak beberapa abad lamanya, daerah miskin dan melarat baik di bawah kekuasaan imperium Roma maupun dibawah kekuasaan bangsa Vandalas sampai kepada kekuasaan bangsa Visigoths (Yosoef Sou’yb, 1984 : 247). Keadaan ekonomi yang memprihatinkan ini selain dipengaruhi oleh keadaan alam yang minus, juga dipengaruhi oleh keadaan politik yang tidak stabil. Peperangan sering terjadi, hubungan masyarakat dengan penguasa tidak harmonis. Keadaan semenanjung Iberia yang kacau dan tidak stabil ini nantinya akan memudahkan orang-orang Islam masuk dan menguasainya.
Menurut Robert Briffault, seperti dikutip oleh Abul Hasan Ali Nadwi (1987 : 5), secara umum keadaan Eropa dari abad kelima sampai abad kesepuluh tenggelam dalam kegelapan barbanisme (kebiadaban sadis) yang semakin kelam dan pekat. Barbanismelah yang jauh lebih mengerikan dan menakutkan dibanding dengan biadapnya kaum primitif, karena ia merupakan barang busuk dari apa yang pernah menjadi peradaban besar. Gambaran dan pengaruh peradaban ini hampir hilang sama sekali. Di tempat perkembangannya yang paling puncak seperti Italia dan Gaul, semuanya telah hancur, melarat dan terpecah belah.
Robert Briffault, seperti dikutip oleh Abul Hasan Ali Nadwi (1987 : 5),
PENCITRAAN
PENCITRAAN ITU SUDAH ADA DARI DULU
Bagaikan siklus, sejarah itu terus berputar, melingkar, dengan pola yang sama namun dengan nama dan peristiwa yang berbeda.
Sejarah dunia hari ini telah menulis nama Mustafa Kemal Pasha yang populer disebut sebagai Mustafa Attaturk (Bapaknya Turki Sekuler), dengan tinta hitam kelam.
Cukup proses kematiannya yang menjadi peringatan bagi kita semua, yang teramat menyakitkan dan memalukan. Dan apa-apa yang dilakukan Mustafa Kamal dahulu, ternyata diteladani oleh mereka yang mengidolakannya. Agak tak masuk akal sehat, memang, jika ada orang waras yang mengidolakannya. Namun jika manusia sudah dimabuk kekuasaan, maka akal sehat, kewarasan, biasanya disingkirkan.
Salah satu yang harus kita ingat-ingat adalah perilaku Mustafa Kamal Laknatullah yang pernah dalam rangka meraih dan melanggengkan kekuasaan, dia mendekati para ulama.
Mustafa Kamal (tengah) berpose bersama Masyaikh dan Ulama Libya menggunakan sorban dari ujung rambut ke ujung kaki. Foto itu diambil di kota Tripoli saat Khilafah menugaskannya di sana. Khilafah Utsmani mempertahankan wilayah Libya dari penjajahan kafir Kristen Italia, tahun 1911-1912.
Awalnya Mustafa Kamal dicitrakan dekat dengan ulama, disambut bak pahlawan, ternyata pada akhirnya kebusukan dia muncul juga setelah menjadi orang nomor 1 Republik Turki Modern.
Mulai dari penghapusan sistem Khilafah Islam, masjid-masjid & madrasah banyak ditutup, tulisan Turki berhuruf hijaiyah (serupa huruf Jawi) diubah dengan huruf latin, libur hari Jum’at diganti dengan Minggu, warga yang melaksanakan ibadah haji dan umrah dicekal, dilarang membaca al-Quran, dilarang keras semua yang berbau arab sampai adzan pun gak boleh dikumandangkan dalam bahasa Arab, para ulama & ustadz dipersekusi atau diseksekusi, wanita muslimah harus buka jilbab dan berbagai aturan anti Islam lainnya.
Berkaca dari sejarah, pencitraan sudah dari dulu ada. BELAJARLAH.
@INDONESIABERTAUHIDID
sumber : FB studi islam
Bagaikan siklus, sejarah itu terus berputar, melingkar, dengan pola yang sama namun dengan nama dan peristiwa yang berbeda.
Sejarah dunia hari ini telah menulis nama Mustafa Kemal Pasha yang populer disebut sebagai Mustafa Attaturk (Bapaknya Turki Sekuler), dengan tinta hitam kelam.
Cukup proses kematiannya yang menjadi peringatan bagi kita semua, yang teramat menyakitkan dan memalukan. Dan apa-apa yang dilakukan Mustafa Kamal dahulu, ternyata diteladani oleh mereka yang mengidolakannya. Agak tak masuk akal sehat, memang, jika ada orang waras yang mengidolakannya. Namun jika manusia sudah dimabuk kekuasaan, maka akal sehat, kewarasan, biasanya disingkirkan.
Salah satu yang harus kita ingat-ingat adalah perilaku Mustafa Kamal Laknatullah yang pernah dalam rangka meraih dan melanggengkan kekuasaan, dia mendekati para ulama.
Mustafa Kamal (tengah) berpose bersama Masyaikh dan Ulama Libya menggunakan sorban dari ujung rambut ke ujung kaki. Foto itu diambil di kota Tripoli saat Khilafah menugaskannya di sana. Khilafah Utsmani mempertahankan wilayah Libya dari penjajahan kafir Kristen Italia, tahun 1911-1912.
Awalnya Mustafa Kamal dicitrakan dekat dengan ulama, disambut bak pahlawan, ternyata pada akhirnya kebusukan dia muncul juga setelah menjadi orang nomor 1 Republik Turki Modern.
Mulai dari penghapusan sistem Khilafah Islam, masjid-masjid & madrasah banyak ditutup, tulisan Turki berhuruf hijaiyah (serupa huruf Jawi) diubah dengan huruf latin, libur hari Jum’at diganti dengan Minggu, warga yang melaksanakan ibadah haji dan umrah dicekal, dilarang membaca al-Quran, dilarang keras semua yang berbau arab sampai adzan pun gak boleh dikumandangkan dalam bahasa Arab, para ulama & ustadz dipersekusi atau diseksekusi, wanita muslimah harus buka jilbab dan berbagai aturan anti Islam lainnya.
Berkaca dari sejarah, pencitraan sudah dari dulu ada. BELAJARLAH.
@INDONESIABERTAUHIDID
sumber : FB studi islam
Yahudi dalam Fakta dan al-Qur’an
Yahudi dalam Fakta dan al-Qur’an
Sekarang ini mendengar kata “yahudi” maka yang terlintas di kepala hanyalah kebobrokan demi kebobrokan kaum tersebut. Kejahatan, kebengisan, kelicikan, kecongkakan, pengingkaran, penjajahan, penjarahan, keras kepala dan rentetan keburukan yang lain selalu melekat di belakang nama kaum yang Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam al-Qur’an juga menyebutnya dengan Bani Israil. Sejak dahulu sifat-sifat buruk tersebut telah melekat dan apa yang kita saksikan sekarang ini hanyalah lanjutan dari pendahulu-pendahulu mereka. Allah Subahanhu wa Ta’ala telah menegaskan dalam al-Qur’an:
Ketika kita kembali mengingat sejarah orang-orang yahudi yang suka membantah ajakan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallammenuju jalan yang benar, maka kita bisa melihat betapa angkuh dan keras hati mereka. Kebencian mereka terhadap Islam tak akan pernah surut sampai kapan pun. Mereka tak akan pernah rela kepada umat Islam, sampai umat Islam mau mengikuti hawa nafsu mereka. Memang musuh Islam banyak (tak hanya yahudi), bahkan orang yang beragama Islam yang munafik kepada agama Islam bisa menjadi musuh Islam juga. Namun, rasa permusuhan yang ada dalam hati para yahudi lebih keras dan sadis dibanding dengan musuh-musuh yang lain.
Kita semua sekarang juga bisa melihat fakta kebencian mereka terhadap orang-orang Islam yang ada di Gaza. Bertahun-tahun yahudi Israel menjajah, mengusir dan menyiksa rakyat Palestina.
Israel dan Amerika menuduh Hamas adalah kelompok teroris yang harus dihancurkan, padahal Israel dan AS yang sebenarnya lebih pantas disebut Teroris. Banyak fakta-fakta yang kuat yang bisa dijadikan penguat atas hal ini, seperti pembunuhan ratusan ribu orang di Irak atas tuduhan senjata pemusnah masal/nuklir yang akhirnya tak bisa dibuktikan oleh George W. Bush, begitu juga pembantaian oleh tentara-tentara Israel kepada warga sipil di Gaza, Palestina. Sungguh sikap mereka sangat keji dan tidak manusiawi.
Dan permusuhan tersebut akan berlanjut hingga akhir zaman sebagaimana firman Allah Ta’ala,
Pembunuhan ribuan orang di Gaza dan pembantaian 20-an relawan di kapal Mavi Marmara hanyalah rentetan kecil catatan kejahatan pembunuhan yang dilakukan oleh yahudi. Pembunuhan bukan hal asing dalam sejarah yahudi. Sebab dalam pandangan mereka wajib memerangi orang-orang yang kontroversi dengan keinginan mereka, bahkan nabi-nabi yang di utus kepada mereka, seperti Nabi Zakariya dan Nabi Yahya pun dibunuh. Mereka juga mengira telah berhasil membunuh Nabi Isa dan bangga atas usahanya. Tapi Al-Quran membantahnya (QS.an-Nisaa’:157).
Yahudi bangsa penakut
Penyerangan terhadap relawan di kapal Mavi Marmara adalah bukti kepengecutan yahudi. Relawan yang tak bersenjata di serang dengan persenjataan lengkap. Ketakutan yang berlebihan akan adanya senjata yang diselundupkan di kapal tersebut memperkuat bukti paranoidnya. Menurut statemen mereka sendiri bahwa mereka melarang selempeng besipun masuk di Gaza termasuk semen dan benda yang dianggap berbahaya, mereka takut para pejuang Hamas menjadikannya senjata. Padahal mereka dengan bebasnya membuat senjata nuklir, dan sebagaimana kita ketahui bahwa Israel adalah salah satu negara yang menolak menandatangani kesepakatan pembatasan nuklir di dunia!
Sejak dahulu bangsa yahudi memang penakut. Mereka pernah menolak janji Allah yang memastikan kemenangan jika mau berperang bersama Nabi Musa, membuktikan sebenarnya yahudi adalah bangsa penakut, pesimis, tamak terhadap dunia, dan lebih memilih hidup hina daripada mati mulia. Perhatikan dialog mereka dengan Nabi Musa ‘alaihi salam berikut ini yang termaktub dalam al-Qur’an
Janji penyemangat dari Nabi Musa mereka tanggapi dingin, bahkan dengan sombongnya menyuruh Musa dan Tuhannya saja yang berperang.
Karena pembangkangannya kaum yahudi diharamkan untuk masuk di tanah suci tersebut.
Keras kepala dan Menghalalkan segala cara
Al-Quran menggambarkan bahwa kerasnya batu tidak bisa mengimbangi kerasnya hati kaum yahudi. Sebab masih ada batu yang terbelah lalu keluar mata air darinya dan ada juga yang meluncur jatuh karena takut kepada Allah (QS. 2:74). Keras hati kaum yahudi ini di antaranya disebabkan hobi mereka mendengarkan berita dusta dan makan dari usaha yang diharamkan (QS. 5:24).
Salah satu sistem perdagangan hasil cetusan dari yahudi adalah riba, saat ini sistem ini telah menjamur baik di kalangan non muslim ataupun muslim sendiri, harta haram yang mereka makan dari sistem ini menjadi salah satu penyebab butanya hati mereka dari larangan Allah untuk melakukan praktek riba.
“Pintar” membolak-balikkan fakta
Ada hal yang mengherankan dari insiden “Mavi Marmara”. Zionis yahudi yang telah jelas-jelas melanggar karena menyerang masyarakat sipil tak bersenjata di perairan internasional,tapi dengan kekuatan media yang mereka kuasai, dengan mudahnya mereka membolak-balikkan fakta.
Mereka menyebarkan berita bohong di media-media bahwa merekalah yang diserang dengan senjata api dari para relawan, padahal sebilah pisaupun tidak dimiliki oleh relawan. Kalaupun tentara yahudi diserang oleh relawan toh itu adalah suatu hal yang wajar karena mereka datang seperti penyamun dan membajak kapal.
Merekapun berkilah bahwa tak akan membiarkan siapapun untuk mengganggu kedaulatannya, padahal para relawan datang bukan untuk menyerang Zinosi tapi untuk memberi bantuan kepada penduduk Gaza yang kelaparan. Bahkan zionislah yang mengganggu kedaulatan laut Gaza. Zionis tidak memiliki hak untuk mengendalikan perairan teritorial milik Gaza apalagi untuk menghentikan armada bantuan yang datang untuk masuk di perairan Gaza. Paradoks!
Kebiasaan membolak-balikkan fakta tersebut ternyata lagi-lagi bukanlah hal yang baru, kitab suci yang merupakan wahyu Allah mereka ubah dengan tangan mereka dan mengatakan ini dari Allah.
Suka melanggar dan ingkar janji
Penyerangan atas Mavi Marmara di perairan bebas internasional adalah melanggar hukum internasional. Penggunaan bom cluster, pembunuhan masyarakat sipil tak bersalah, penyiksaan dan pemerkosaan wanita dalam penjara adalah pelanggaran atas konvensi Jenewa. Tapi bagi zionis yahudi itu hal biasa. Berbagai perjanjian telah disepakati antara zionis dengan Palestina tapi semua berakhir dengan pengkhianatan yahudi. Allah Subhanahu wa Ta’ala telah memperingatkan kepada kita akan karakter lekat yahudi tersebut
Inilah fakta lain tentang yahudi yang sudah diungkapkan Al-Quran sejak awal risalah Islam. Karenanya akan sangat aneh jika masih ada pemimpin Islam yang berharap banyak untuk mengadakan perjanjian dengan Israel, seolah-olah lupa dengan Fakta Quran dan fakta sejarah kenabian. Jika kita membaca ulang sejarah yahudi dalam Sirah Nabawiyah, maka akan ada kesimpulan utuh bahwa sejarah Yahudi adalah sejarah pembangkangan dan pengkhianatan.
Bahkan sampai-sampai Allah Ta’alamengangkat bukti Thursina untuk mengambil janji agar mereka melaksanakan Taurat tapi mereka kemudian mengatakan “Kami dengar tetapi tidak mentaati”. (QS. al-Baqarah : 93)
Penutup
Sejak dahulu al-Qur’an telah membuka borok-borok yahudi dan sekarang kitapun masih melihat bahwa apa yang ada dalam al-Qur’an khususnya berkaitan dengan mereka adalah, dari dulu dan sekarang ternyata mereka sama saja.
Wallahu a’lam.
Diterbitkan di buletin al Balagh edisi 67 tahun V Jumadil Akhir 1431 H
“Dan telah Kami tetapkan terhadap Bani Israil dalam Kitab itu: “Sesungguhnya kamu akan membuat kerusakan di muka bumi ini dua kali dan pasti kamu akan menyombongkan diri dengan kesombongan yang besar”. (QS. al-Isra’ : 4).Paling keras permusuhannya dengan Islam
Ketika kita kembali mengingat sejarah orang-orang yahudi yang suka membantah ajakan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallammenuju jalan yang benar, maka kita bisa melihat betapa angkuh dan keras hati mereka. Kebencian mereka terhadap Islam tak akan pernah surut sampai kapan pun. Mereka tak akan pernah rela kepada umat Islam, sampai umat Islam mau mengikuti hawa nafsu mereka. Memang musuh Islam banyak (tak hanya yahudi), bahkan orang yang beragama Islam yang munafik kepada agama Islam bisa menjadi musuh Islam juga. Namun, rasa permusuhan yang ada dalam hati para yahudi lebih keras dan sadis dibanding dengan musuh-musuh yang lain.
“Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang yahudi dan orang-orang musyrik…” (QS. Al-Maidah : 82).
Kita semua sekarang juga bisa melihat fakta kebencian mereka terhadap orang-orang Islam yang ada di Gaza. Bertahun-tahun yahudi Israel menjajah, mengusir dan menyiksa rakyat Palestina.
Israel dan Amerika menuduh Hamas adalah kelompok teroris yang harus dihancurkan, padahal Israel dan AS yang sebenarnya lebih pantas disebut Teroris. Banyak fakta-fakta yang kuat yang bisa dijadikan penguat atas hal ini, seperti pembunuhan ratusan ribu orang di Irak atas tuduhan senjata pemusnah masal/nuklir yang akhirnya tak bisa dibuktikan oleh George W. Bush, begitu juga pembantaian oleh tentara-tentara Israel kepada warga sipil di Gaza, Palestina. Sungguh sikap mereka sangat keji dan tidak manusiawi.
Dan permusuhan tersebut akan berlanjut hingga akhir zaman sebagaimana firman Allah Ta’ala,
“Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan (pernah) senang kepadamu hingga kamu mengikuti agama mereka…” (QS. al-Baqarah : 120)Membunuh adalah hal biasa
Pembunuhan ribuan orang di Gaza dan pembantaian 20-an relawan di kapal Mavi Marmara hanyalah rentetan kecil catatan kejahatan pembunuhan yang dilakukan oleh yahudi. Pembunuhan bukan hal asing dalam sejarah yahudi. Sebab dalam pandangan mereka wajib memerangi orang-orang yang kontroversi dengan keinginan mereka, bahkan nabi-nabi yang di utus kepada mereka, seperti Nabi Zakariya dan Nabi Yahya pun dibunuh. Mereka juga mengira telah berhasil membunuh Nabi Isa dan bangga atas usahanya. Tapi Al-Quran membantahnya (QS.an-Nisaa’:157).
Yahudi bangsa penakut
Penyerangan terhadap relawan di kapal Mavi Marmara adalah bukti kepengecutan yahudi. Relawan yang tak bersenjata di serang dengan persenjataan lengkap. Ketakutan yang berlebihan akan adanya senjata yang diselundupkan di kapal tersebut memperkuat bukti paranoidnya. Menurut statemen mereka sendiri bahwa mereka melarang selempeng besipun masuk di Gaza termasuk semen dan benda yang dianggap berbahaya, mereka takut para pejuang Hamas menjadikannya senjata. Padahal mereka dengan bebasnya membuat senjata nuklir, dan sebagaimana kita ketahui bahwa Israel adalah salah satu negara yang menolak menandatangani kesepakatan pembatasan nuklir di dunia!
Sejak dahulu bangsa yahudi memang penakut. Mereka pernah menolak janji Allah yang memastikan kemenangan jika mau berperang bersama Nabi Musa, membuktikan sebenarnya yahudi adalah bangsa penakut, pesimis, tamak terhadap dunia, dan lebih memilih hidup hina daripada mati mulia. Perhatikan dialog mereka dengan Nabi Musa ‘alaihi salam berikut ini yang termaktub dalam al-Qur’an
“Wahai kaumku, masuklah ke tanah suci (Palestina) yang telah ditentukan Allah bagimu, dan janganlah kamu lari ke belakang (karena takut kepada musuh), maka kamu menjadi orang-orang yang merugi.
Mereka berkata: “Wahai Musa, sesungguhnya dalam negeri itu ada orang-orang yang gagah perkasa, sesungguhnya kami sekali-kali tidak akan memasukinya sebelum mereka ke luar daripadanya. Jika mereka ke luar daripadanya, pasti kami akan memasukinya.”
Berkatalah dua orang (Musa dan Harun) di antara orang-orang yang takut (kepada Allah) yang Allah telah memberi nikmat atas keduanya: “Serbulah mereka dengan melalui pintu gerbang (kota) itu, maka bila kamu memasukinya niscaya kamu akan menang. Dan hanya kepada Allah hendaknya kamu bertawakkal, jika kamu benar-benar orang yang beriman”. (QS. al-Mai’dah : 21-24)
Janji penyemangat dari Nabi Musa mereka tanggapi dingin, bahkan dengan sombongnya menyuruh Musa dan Tuhannya saja yang berperang.
“Mereka berkata: “Wahai Musa, kami sekali-sekali tidak akan memasukinya selama-lamanya, selagi mereka ada di dalamnya, karena itu pergilah kamu bersama Tuhanmu, dan berperanglah kamu berdua, sesungguhnya kami hanya duduk menanti di sini saja”. (QS. al-Mai’dah : 25)
Karena pembangkangannya kaum yahudi diharamkan untuk masuk di tanah suci tersebut.
Keras kepala dan Menghalalkan segala cara
Al-Quran menggambarkan bahwa kerasnya batu tidak bisa mengimbangi kerasnya hati kaum yahudi. Sebab masih ada batu yang terbelah lalu keluar mata air darinya dan ada juga yang meluncur jatuh karena takut kepada Allah (QS. 2:74). Keras hati kaum yahudi ini di antaranya disebabkan hobi mereka mendengarkan berita dusta dan makan dari usaha yang diharamkan (QS. 5:24).
Salah satu sistem perdagangan hasil cetusan dari yahudi adalah riba, saat ini sistem ini telah menjamur baik di kalangan non muslim ataupun muslim sendiri, harta haram yang mereka makan dari sistem ini menjadi salah satu penyebab butanya hati mereka dari larangan Allah untuk melakukan praktek riba.
“Pintar” membolak-balikkan fakta
Ada hal yang mengherankan dari insiden “Mavi Marmara”. Zionis yahudi yang telah jelas-jelas melanggar karena menyerang masyarakat sipil tak bersenjata di perairan internasional,tapi dengan kekuatan media yang mereka kuasai, dengan mudahnya mereka membolak-balikkan fakta.
Mereka menyebarkan berita bohong di media-media bahwa merekalah yang diserang dengan senjata api dari para relawan, padahal sebilah pisaupun tidak dimiliki oleh relawan. Kalaupun tentara yahudi diserang oleh relawan toh itu adalah suatu hal yang wajar karena mereka datang seperti penyamun dan membajak kapal.
Merekapun berkilah bahwa tak akan membiarkan siapapun untuk mengganggu kedaulatannya, padahal para relawan datang bukan untuk menyerang Zinosi tapi untuk memberi bantuan kepada penduduk Gaza yang kelaparan. Bahkan zionislah yang mengganggu kedaulatan laut Gaza. Zionis tidak memiliki hak untuk mengendalikan perairan teritorial milik Gaza apalagi untuk menghentikan armada bantuan yang datang untuk masuk di perairan Gaza. Paradoks!
Kebiasaan membolak-balikkan fakta tersebut ternyata lagi-lagi bukanlah hal yang baru, kitab suci yang merupakan wahyu Allah mereka ubah dengan tangan mereka dan mengatakan ini dari Allah.
“Apakah kamu masih mengharapkan mereka akan percaya kepadamu, padahal segolongan dari mereka mendengar firman Allah, lalu mereka mengubahnya setelah mereka memahaminya, sedang mereka mengetahui.” (QS. al-Baqarah : 75)
“Maka kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang menulis Al Kitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya: “Ini dari Allah”, (dengan maksud) untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan besarlah bagi mereka, karena apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan besarlah bagi mereka, karena apa yang mereka kerjakan.” (QS. al-Baqarah : 79)
Suka melanggar dan ingkar janji
Penyerangan atas Mavi Marmara di perairan bebas internasional adalah melanggar hukum internasional. Penggunaan bom cluster, pembunuhan masyarakat sipil tak bersalah, penyiksaan dan pemerkosaan wanita dalam penjara adalah pelanggaran atas konvensi Jenewa. Tapi bagi zionis yahudi itu hal biasa. Berbagai perjanjian telah disepakati antara zionis dengan Palestina tapi semua berakhir dengan pengkhianatan yahudi. Allah Subhanahu wa Ta’ala telah memperingatkan kepada kita akan karakter lekat yahudi tersebut
“(Yaitu) orang-orang yang kamu telah mengambil perjanjian dari mereka, sesudah itu mereka mengkhianati janjinya pada setiap kalinya, dan mereka tidak takut (akibat-akibatnya).” (QS. al-Anfal : 56)
Inilah fakta lain tentang yahudi yang sudah diungkapkan Al-Quran sejak awal risalah Islam. Karenanya akan sangat aneh jika masih ada pemimpin Islam yang berharap banyak untuk mengadakan perjanjian dengan Israel, seolah-olah lupa dengan Fakta Quran dan fakta sejarah kenabian. Jika kita membaca ulang sejarah yahudi dalam Sirah Nabawiyah, maka akan ada kesimpulan utuh bahwa sejarah Yahudi adalah sejarah pembangkangan dan pengkhianatan.
Bahkan sampai-sampai Allah Ta’alamengangkat bukti Thursina untuk mengambil janji agar mereka melaksanakan Taurat tapi mereka kemudian mengatakan “Kami dengar tetapi tidak mentaati”. (QS. al-Baqarah : 93)
Penutup
Sejak dahulu al-Qur’an telah membuka borok-borok yahudi dan sekarang kitapun masih melihat bahwa apa yang ada dalam al-Qur’an khususnya berkaitan dengan mereka adalah, dari dulu dan sekarang ternyata mereka sama saja.
Wallahu a’lam.
Diterbitkan di buletin al Balagh edisi 67 tahun V Jumadil Akhir 1431 H
POLITISI abad ini
Jadi gini..
Pak Prabowo itu dulunya calon wapres pasangan Bu Mega pas pilpres 2009.. Pak Fadli Zon itu juru kampanye Pak Jokowi dan Pak Ahok dgn baju kotak2nya di pilgub DKI 2012.. Pak Anies itu tim sukses Jokowi-JK plus mantan Menteri Pendidikan.. sebelumnya Pak Anies juga peserta capres versi konvensi Partai Demokrat.. sekarang nempel sama Pak Prabowo dan PKS..
Padahal dulu Pak Anies berkali2 dituding Syiah oleh PKS..
Pak SBY itu mantan Menterinya Bu Mega.. maju nyapres bareng pak JK didukung Pak Surya Paloh..
Pilpres berikutnya giliran Pak JK nyapres bareng Pak Wiranto melawan Pak SBY dan Pak Boediono yg didukung Pak Aburizal Bakrie..
Lalu kemana Pak Aburizal Bakrie??
Sekarang temenan sama Pak Prabowo yg dulu kompetitornya di pilpres 2009 dan lucunya teman dgn Bu Rachmawati yg notabene musuh besar pengusaha dan para militer.. wkwkwkwkwkkk
Masih ingat Pak Amien Rais.? Ini lebih unik lagi.. Menggulingkan Gus Dur sehingga Bu Mega naik padahal sebelumnya paling gak sudi Bu Mega jadi Presiden.. Dia berusaha keras agar Gus Dur jadi Presiden..
Pilpres berikutnya dgn jargon guru & anak petani ngelawan Pak SBY dan Pak Prabowo di pilpres 2004 dan 2009.. Sekarang Pak Amien Rais akrab dgn Pak Prabowo di kubu oposisi.. Padahal jaman 98 Pak Amien ini target Letnan Jenderal Prabowo utk di aman kan..
Bagaimana dgn PKS??
Semua juga udah tau ceritanya..
Para kader gila2an Black Campaign menjatuhkan Pak Prabowo di pilpres 2009 dan pilkada DKI 2012..
Lalu sekarang?? Berteman akrab ama Gerindra yg selama jaman Pak SBY adalah musuh bebuyutan..
Wkt itu PDIP & Gerindra oposisi,, sementara PKS masuk koalisi di Satgab Pak SBY..
Siapa lagi ya??
Hmm..
Ahmad Dhani.. Dulu geger dgn FPI krn masalah lambang agama di cover albumnya,, lalu bikin lagu "laskar cinta" buat nyindir FPI..
Dan sekarang,, yaaaa begitulah..
Jadi jangan kaget kalau2lah mana tau besok Bang Jonru jadi pembela Pak Jokowi.. Denny Siregar jadi pembela Pak Prabowo..
Nothing is Impossible !!!
Makanya hukum bermain politik itu
"if u know the rule of the game,, just enjoy playing the game.."😜
Karena dalam alam politik ga ada kawan sejati,, atau musuh abadi.. yg ada cuma kepentingan abadi..
Mari kita yg rakyat biasa ini ingat selalu bahwa politik itu permainan yg dinamis..
Maka jangan korbankan kawan, sahabat, sodara hanya karena berbeda pilihan politik.. Ambil sikap yang wajar2 ajalah..
Serta yang paling penting,, jangan libatkan anak2 kita dalam urusan pilihan politik..
Para kawula dewasa silahkan berdebat hebat dgn segala teori tapi biarkan anak-anak itu tumbuh dengan dunianya..
Dunia bermain dan bergembira tanpa peduli latar belakang suku, agama, ras dan antargolongan serta pilihan pilkada atau pilpres bapak ibunya..
Jangan wariskan generasi pendendam..
Berbeda pendapat itu wajar dalam alam demokrasi,, yang jadi masalah ketika memaksakan kehendak kita dan menjelek2an yg lain..
Siap kalah dan siap menang...
:copas##
Pak Prabowo itu dulunya calon wapres pasangan Bu Mega pas pilpres 2009.. Pak Fadli Zon itu juru kampanye Pak Jokowi dan Pak Ahok dgn baju kotak2nya di pilgub DKI 2012.. Pak Anies itu tim sukses Jokowi-JK plus mantan Menteri Pendidikan.. sebelumnya Pak Anies juga peserta capres versi konvensi Partai Demokrat.. sekarang nempel sama Pak Prabowo dan PKS..
Padahal dulu Pak Anies berkali2 dituding Syiah oleh PKS..
Pak SBY itu mantan Menterinya Bu Mega.. maju nyapres bareng pak JK didukung Pak Surya Paloh..
Pilpres berikutnya giliran Pak JK nyapres bareng Pak Wiranto melawan Pak SBY dan Pak Boediono yg didukung Pak Aburizal Bakrie..
Lalu kemana Pak Aburizal Bakrie??
Sekarang temenan sama Pak Prabowo yg dulu kompetitornya di pilpres 2009 dan lucunya teman dgn Bu Rachmawati yg notabene musuh besar pengusaha dan para militer.. wkwkwkwkwkkk
Masih ingat Pak Amien Rais.? Ini lebih unik lagi.. Menggulingkan Gus Dur sehingga Bu Mega naik padahal sebelumnya paling gak sudi Bu Mega jadi Presiden.. Dia berusaha keras agar Gus Dur jadi Presiden..
Pilpres berikutnya dgn jargon guru & anak petani ngelawan Pak SBY dan Pak Prabowo di pilpres 2004 dan 2009.. Sekarang Pak Amien Rais akrab dgn Pak Prabowo di kubu oposisi.. Padahal jaman 98 Pak Amien ini target Letnan Jenderal Prabowo utk di aman kan..
Bagaimana dgn PKS??
Semua juga udah tau ceritanya..
Para kader gila2an Black Campaign menjatuhkan Pak Prabowo di pilpres 2009 dan pilkada DKI 2012..
Lalu sekarang?? Berteman akrab ama Gerindra yg selama jaman Pak SBY adalah musuh bebuyutan..
Wkt itu PDIP & Gerindra oposisi,, sementara PKS masuk koalisi di Satgab Pak SBY..
Siapa lagi ya??
Hmm..
Ahmad Dhani.. Dulu geger dgn FPI krn masalah lambang agama di cover albumnya,, lalu bikin lagu "laskar cinta" buat nyindir FPI..
Dan sekarang,, yaaaa begitulah..
Jadi jangan kaget kalau2lah mana tau besok Bang Jonru jadi pembela Pak Jokowi.. Denny Siregar jadi pembela Pak Prabowo..
Nothing is Impossible !!!
Makanya hukum bermain politik itu
"if u know the rule of the game,, just enjoy playing the game.."😜
Karena dalam alam politik ga ada kawan sejati,, atau musuh abadi.. yg ada cuma kepentingan abadi..
Mari kita yg rakyat biasa ini ingat selalu bahwa politik itu permainan yg dinamis..
Maka jangan korbankan kawan, sahabat, sodara hanya karena berbeda pilihan politik.. Ambil sikap yang wajar2 ajalah..
Serta yang paling penting,, jangan libatkan anak2 kita dalam urusan pilihan politik..
Para kawula dewasa silahkan berdebat hebat dgn segala teori tapi biarkan anak-anak itu tumbuh dengan dunianya..
Dunia bermain dan bergembira tanpa peduli latar belakang suku, agama, ras dan antargolongan serta pilihan pilkada atau pilpres bapak ibunya..
Jangan wariskan generasi pendendam..
Berbeda pendapat itu wajar dalam alam demokrasi,, yang jadi masalah ketika memaksakan kehendak kita dan menjelek2an yg lain..
Siap kalah dan siap menang...
:copas##
PERAMPOK CERDAS
PERAMPOK CERDAS
Perampok berteriak kepada semua orang di bank :
” Jangan bergerak! Uang ini semua milik Negara. Hidup Anda adalah milik Anda ..”
Semua orang di bank kemudian tiarap.
Hal ini disebut “Mind changing concept – merubah cara berpikir“.
Semua orang berhasil merubah cara berpikir dari cara yang bisa menjadi cara yang kreatif.
Salah satu nasabah yang sexy mencoba merayu perampok. Tetapi malah membuat perampok marah dan berteriak, ” Yang sopan mbak! Ini perampokan bukan perkosaan!”
Hal ini disebut ” Being professional – bertindak professional“. Fokus hanya pada pekerjaan sesuai prosedur yang diberikan.
Setelah selesai merampok bank dan kembali ke rumah, perampok muda yang lulusan MBA dari universitas terkenal berkata kepada perampok tua yang hanya lulusan SD ” Bang, sekarang kita hitung hasil rampokan kita”.
Perampok tua menjawab. ” Dasar bodoh, Uang yang kita rampok banyak, repot menghitungnya. Kita tunggu saja berita TV, pasti ada berita mengenai jumlah uang yang kita rampok.”
Hal ini disebut “Experience – Pengalaman“. Pengalaman lebih penting daripada selembar kertas dari universitas.
Sementara di bank yang dirampok, si manajer berkata kepada kepala cabangnya untuk segera lapor ke polisi. Tapi kepala cabang berkata, ” Tunggu dulu, kita ambil dulu 10 milliar untuk kita bagi dua. Nanti totalnya kita laporkan sebagai uang yang dirampok.”
Hal ini disebut “Swim with the tide – ikuti arus“. Mengubah situasi yang sulit menjadi keuntungan pribadi.
Kemudian kepala cabangnya berkata,” Alangkah indahnya jika terjadi perampokan tiap bulan.”
Hal ini disebut “Killing boredom – menghilangkan kebosanan“. Kebahagiaan pribadi jauh lebih penting dari pekerjaan Anda.
Keesokan harinya berita di TV melaporkan uang 100 milliar dirampok dari bank. Perampok menghitung uang hasil perampokan dan perampok sangat murka. “Kita susah payah merampok cuma dapat 20 milliar,orang bank tanpa usaha dapat 80 milliar. Lebih enak jadi perampok yang berpendidikan rupanya.”
Hal ini disebut sebagai “Knowledge is worth as much as gold – pengetahuan lebih berharga daripada emas“.
Dan di tempat lain manajer dan kepala cabang bank tersenyum bahagia karena mendapat keuntungan dari perampokan yang dilakukan orang lain.
Hal ini disebut sebagai “seizing opportunity – berani mengambil risiko“.
Selamat mencermati kisah diatas. Meski mengandung humor namun ada point-point yang bisa kita tangkap dari humor bisnis di atas...
Apakah anda bisa melihat, mengapa bangsa ini selalu ada keributan ?
Kisah Perampokan diatas, adalah representing segala sesuatu yg terjadi di Negara ini.
Prestigholics
Cr faktual
Perampok berteriak kepada semua orang di bank :
” Jangan bergerak! Uang ini semua milik Negara. Hidup Anda adalah milik Anda ..”
Semua orang di bank kemudian tiarap.
Hal ini disebut “Mind changing concept – merubah cara berpikir“.
Semua orang berhasil merubah cara berpikir dari cara yang bisa menjadi cara yang kreatif.
Salah satu nasabah yang sexy mencoba merayu perampok. Tetapi malah membuat perampok marah dan berteriak, ” Yang sopan mbak! Ini perampokan bukan perkosaan!”
Hal ini disebut ” Being professional – bertindak professional“. Fokus hanya pada pekerjaan sesuai prosedur yang diberikan.
Setelah selesai merampok bank dan kembali ke rumah, perampok muda yang lulusan MBA dari universitas terkenal berkata kepada perampok tua yang hanya lulusan SD ” Bang, sekarang kita hitung hasil rampokan kita”.
Perampok tua menjawab. ” Dasar bodoh, Uang yang kita rampok banyak, repot menghitungnya. Kita tunggu saja berita TV, pasti ada berita mengenai jumlah uang yang kita rampok.”
Hal ini disebut “Experience – Pengalaman“. Pengalaman lebih penting daripada selembar kertas dari universitas.
Sementara di bank yang dirampok, si manajer berkata kepada kepala cabangnya untuk segera lapor ke polisi. Tapi kepala cabang berkata, ” Tunggu dulu, kita ambil dulu 10 milliar untuk kita bagi dua. Nanti totalnya kita laporkan sebagai uang yang dirampok.”
Hal ini disebut “Swim with the tide – ikuti arus“. Mengubah situasi yang sulit menjadi keuntungan pribadi.
Kemudian kepala cabangnya berkata,” Alangkah indahnya jika terjadi perampokan tiap bulan.”
Hal ini disebut “Killing boredom – menghilangkan kebosanan“. Kebahagiaan pribadi jauh lebih penting dari pekerjaan Anda.
Keesokan harinya berita di TV melaporkan uang 100 milliar dirampok dari bank. Perampok menghitung uang hasil perampokan dan perampok sangat murka. “Kita susah payah merampok cuma dapat 20 milliar,orang bank tanpa usaha dapat 80 milliar. Lebih enak jadi perampok yang berpendidikan rupanya.”
Hal ini disebut sebagai “Knowledge is worth as much as gold – pengetahuan lebih berharga daripada emas“.
Dan di tempat lain manajer dan kepala cabang bank tersenyum bahagia karena mendapat keuntungan dari perampokan yang dilakukan orang lain.
Hal ini disebut sebagai “seizing opportunity – berani mengambil risiko“.
Selamat mencermati kisah diatas. Meski mengandung humor namun ada point-point yang bisa kita tangkap dari humor bisnis di atas...
Apakah anda bisa melihat, mengapa bangsa ini selalu ada keributan ?
Kisah Perampokan diatas, adalah representing segala sesuatu yg terjadi di Negara ini.
Prestigholics
Cr faktual
KAUM SABA DAN BANJIR ARIM
Kaum Saba adalah satu diantara empat peradaban besar yang
hidup Arabia Selatan. Kaum ini diperkirakan hidup sekitar
sekitar 1000-750 SM dan hancur sekitar 550 M setelah melalui
penyerangan selama dua abad dari Persia dan Arab.
Masa keberadaan dari peradaban Saba menjadi pokok pembiacaran
dari banyak diskusi. Kaum Saba mulai mencatat kegiatan pemerintahannya
sekitar 600 SM, Inilah sebabnya tidak terdapat catatan tentang
mereka sebelum tahun tersebut.
Sumber tertua yang menyebutkan tentang
kaum Saba adalah catatan tahunan keajadian perang yang ditinggalkan
dari masa raja Asyiria Sargon II (722-705 SM). Sargon mencatat
orang-orang yang membayar pajak kepadanya, ia juga menyebutkan
bahwa raja Saba yaitu Yith'i-amara (It'amara). Catatan ini
merupakan catatan tertulis tertua yang memberikan informasi
tentang peradaban Saba. Namun belumlah tepat untuk menarik
kesimpulan bahwa kebudayaan Saba dirintissekitar 700 SM
hanya dengan mendasarkan pada data ini saja, sangatlah mungkin
bahwa kaum Saba telah hidup dalam jangka waktu yang sangat
panjang sebelum dicatat dalam catatan tertulis. Hal ini
berarti bahwa sejarah Saba mungkin lebih tua dari yang disebutkan
diatas. Dalam prasasti Arad-Nannar, seorang raja terakhir
dari negara Ur, digunakan kata "Sabum" yang diperkirakan
berarti " negeri Saba".1 Jika kata ini
berarti Saba, maka hal ini menunjukan bahwa sejarah Saba
mundur ke belakang pada tahun 2500 SM.
Sumber-sumber sejarah yang menceritakan tentang Saba biasanya
mengatakan bahwa Saba memiliki sebuah kebudayaan seperti
Phoenician, khususnya terlibat dalam kegiatan perdagangan.
Menurut sumber ini, kaum Saba memiliki dan mengatur sejumlah
jalur perdagangan yang melintasi Arabia selatan. Biasanya
orang-orang Saba menjual daganganya ke Mediterania dan Gaza
demikian juga melintasi Arabi Selatan, di mana mereka telah
menapatakan izin dari raja Sargon II penguasa dari seluruh
wilayah atau dengan membayar sejumlah tertentu pajak kepadanya.
Ketika kaum Saba mulai membayar pajak kepada kerajaan Assyiria,
maka nama mereka mulai tercatat dalam sejarah negeri ini.
Kaum Saba telah dikenal sebagai orang-orang yang beradab
dalam sejarah. Dalam prasasti para penguasa Saba, terdapat
kata-kata seperti ; "mengembalikan", "mempersembahkan',
dan "membangun"seringkali digunakan. Bendungan Ma'rib yang
merupakan salah satu monumen terpenting dari kaum ini, adalah
merupakan indikasi penting yang menunjukkan tingkatan teknologi
yang telah diraih oleh kaum Saba. Namun hal ini tidak berarti
bahwa angkatan bersenjata Saba adalah lemah. Bala tentara
Saba adalah salah satu faktor terpenting yang memberikan
sumbangan terhadap kelangsungan dan ketahanan kebudayaan
mereka dalam jangka waktu yang lama tanpa keruntuhan.
Negara Saba memiliki tentara yang paling kuat di kawasan
tersebut. Negara mampu melakukan politik ekspansi (meluaskan
wilayah) berkat angkatan bersenjatanya. Negra Saba telah
menaklukkan wilayah-wilayah dari negara Qataban Lama yang
memiliki tanah yang luas di benua Afrika. Selama abad 24
SM dalam ekspedisi ke Magrib, angkatan bersenjata Saba mengalahkan
dengan telak angkaan bersenjata Marcus Aelius Gallus, seorang
Gubernur di Mesir dari Kekaisaran Romawi yang sesungguhnya
merupakan negara yang terkuat pada saat itu. Saba dapatlah
digambarkan sebagai sebuah negara yang menerapkan kebijakan
yang moderat, namun mereka tidak akan ragu-ragu untuk menggunakan
kekuatan bersenjata jika memang diperlukan. Dengan keunggulan
kebudayaan dan militer, negara Saba merupakan salah satu
"super power" di daerah tersebut kala itu.
Kekuatan angkatan bersenjata Saba yang sangat hebat juga
disebutkan di dalam Al Qur'an. Sebuah ungkapan dari komandan
tentara Saba yang diceritakan dalam Al Qur'an menunjukkan
rasa prcaya diri yang sangat besar yang dimiliki oleh tentara
Saba. Sang Komandan berkata kepada sang ratu penguasa Saba
; "Kita adalah orang-orang yang memiliki
kekuaan dan (juga) memiliki keberanian yang sangat ( dalam
peperangan), dan keputusan berada ditanganmu; maka pertimbangkanlah
apa yang akan kamu perintahkan". ( QS an Naml 33).
Ibukota dari Saba dalah Ma'rib yang sangat
makmur, berkat letak geografisnya yang sangat menguntungkan.
Ibukota ini sangat dekat dengan Sungai Adhanah. Titik dimana
sungai bertemu Jabal Balaq sangatlah tepat untuk membangun
sebuah bendungan. Dengan memanfaatkan keadaan alam ini, kaum
Saba membangun sebuah bendungan di tempat dimana peradaban
mereka pertama kali berdiri, dan sistem pengairan merekapun
dimulai. Mereka benar-benarr mencapai tingkat kemakmuran yang
sangat tingi. Ibukotanya yaitu Ma'rib, adalah salah satu kota
termodern saat itu. Penulis Yunani bernama Pliny yang telah
mengunjungi daerah ini dan sangat memujinya, menyebutkan betapa
menghijaunya kawasan ini.2
Ketinggian
dari bendungan di Ma'rib mencapai 16 meter, lebar 60 meter
dengan panjang 620 meter. Berdasarkan perhitungan, total
wilayah yang dapat diari oleh bendungan ini adalah 9.600
hektar, dengan 5.300 hektar termasuk dataran bagian selatan
bendungan dan sisanya termasuk dataran sebelah barat seluas
4.300 hektar (pen). Dua dataran ini dihubungkan sebagai
" Ma'rib dan dua dataran tanah " dalam prasasti Saba.3
Ungkapan dalam Al Qur'an yang menyebutkan " dua buah kebun
disisi kiri dan kanan "menunjukkan akan kebun yang mengesankan
dan kebun angur di kedua lembah ini. Berkat bendungan ini
dan system pengairan tersebut maka daerah ini sangnat terkenal
memiliki pengairan yang terbaik dan kawasan paling subur
di Yaman. J. Holevy dari Perancis dan Glaser dari Austria
membuktikan berdasarkan dokumen tertulis bahwa bendungan
Ma'rib telah ada sejak jaman kuno. Dalam dokumen tertulis
dalam dialek Himer dihubungkan bahwa bendungan ini yang
menyebabkan kawasan ini sangat produktif.
Bendungan ini diperbaiki secara besar-besaran selama abad
5 dan 6 M. Namun demikian, perbaikan yang dilakukan ini
ternyata tidak mampu memcegah keruntuhan bendungan ini tahun
542 AD. Runtuhnya bendungan tersebut mengakibatkan "banjir
besar Arim" yang disebutkan dalam Al Qur'an serta mengakibatkan
kerusakan yang sangat hebat. Kebun-kebun anggur, kebun dan
ladang-ladang pertanian dari kaum Saba yang telah mereka
panen selama ratusan tahun benar-benar dihancurkan secara
menyeluruh. Dan kaum Sab apun segera mengalami masa resesi
yang terjadi setelah hancurnya bendungan tersebut. Negeri
Saba berakhir dalam waktu tersebut yang dimulai dengan hancurnya
bendungan
Banjir Arim yang Dikirimkan Untuk Negeri
Saba
Ketika kita mempelajari Al Qur'an serta membandingkannya
dengan catatan sejarah tersebut diatas, maka kita akan melhat
kesamaan yang sangat mendasar dalam hal ini. Temuan arkeologis
dan juga catatan sejarah membenarkan apa yang dicatat dalam
Al Qur'an. Sebagaimana disebutkan alam ayat berikut, kaum
ini yang tidak mendengarkan peringatan dari Nabi mereka
dan yang menolak atas kepercayaan tersebut, akhirnya mereka
dihukum dengan banjir bah yang mengerikan. Banjir ini disebutkan
dalam Al Qur'an dalam ayat-ayat sebagai berikut :
Sesungguhnya bagi kaum Saba' ada tanda
(kekuasan Allah) di tempat kediaman mereka yaitu dua buah
kebun di sebelah kanan dan kiri (kepada mereka dikatakan):
" Makanlah olehmu dari rezeki yang (dianugerahkan) Tuhanmu
dan bersyukurlah kamu kepada-Nya. (Negerimu) adalah negeri
yang baik dan (Tuhanmu) adalah Tuhan Yang Maha Pengampun".
Tetapi mereka berpaling, maka Kami datangkan kepada mereka
banjir yang besar dan Kami ganti kedua kebun-kebun mereka
dengan dua kebun yang ditumbuhi (pohon-pohon) yang berbuah
pahit, pohon Atsl dan sedikit dari pohon Sidr. Demikianlah
Kami memberi balasan kepada mereka karena kekafiran mereka.
Dan kami tidak menjatuhkan azab (yang demikian itu), melainkan
hanya kepada orang-orang yang sangat kafir. ( QS Saba' 15-17).
Sebagaimana ditekankan dalam ayat-ayat diatas, kaum Saba
yang hidup di suatu daerah yang ditandai dengan keindahan
yang luar biasa, kebun-kebun anggur yang subur. Terletak
di jalur perdagangan, negeri Saba memiliki standar kehidupan
yang tinggi dan menjadi salah satu kota yang terkenal di
masa itu
Disebuah negeri dengan standar kehidupan dan keadaan yang
sangatlah bagus, apa yang sehausnya dilakukan oleh Kaum
saba adalah untuk "Makanlah olehmu dari rezeki yang (dianugerahkan)
Tuhanmu dan bersyukurlah kamu kepada-Nya" sebagaiman disebutkan
dalam ayat diatas. Namun mereka tidak melakukannya. Mereka
memilih untuk mengakui kemakmuran negeri yang mereka miliki
aalah kepunyaan mereka sendiri, mereka merasa bahwa merekalah
yang membuat semua keadaan yang luar biasa tersebut. Mereka
memilh untuk menjadi sombong daripada bersyukur dan menurut
ungkapan dalam ayat tersebut dikatakan, mereka "berpaling
dai Allah"…
Karena mereka mengaku bahwa semua kekayaan adalah milik
mereka, maka merekapun kehilangan semua yang merek miliki.
Di dalam Al Qur'an, hukuman yang dikirmkan kepada kaum
Saba dinamakan "Sail al-Arim" yang berarti "banjir Arim".
Ungkapan yang digunakan dalam Al Qur'an juga menceritakan
kepada kita bagaimana bencana ini terjadi. Kata "Arim" berarti
bendungan atau rintangan. Ungkapan " Sail al-Arim" menggambarkan
sebuah banjir yang datang bersamaan dengan runtuhnya bendungan
ini. Seorang pengamat Islam telah menetapkan tentang waktu
dan tempat kejadian ini dengan petunjuk yang digunakan dalam
Al Qur'am tentang banjir Arim. Mawdudi menulis dalam komentaranya:
Dalam ungkapan sail
al-Arim kata "Arim" diturunkan dari kata "airmen" digunakan
dalam dialek Arabia selatan yang bearti "bendungan,rintangan"
Dalam reruntuhan yang tersingkap dalam penggalian yang dilakukan
di Yemen, kata ini tampaknya sering digunakan dalam pengertian
ini. Sebagai contoh dalam prasasti Ebrehe (Abraha) yang
dibuat oleh Habesh dari kerajaan Yaman , setelah dilakuakan
restorasi terhadap dinding besar Ma'rib ditahun 542 dan
543 M, kata ini digunakan untuk pengertian bendungan waktu
dan lagi. Sehingga ungkapan sail al-Arim berarti " sebuah
bencana banjir yang terjadi setelah runtuhnya sebuah bendungan."
" Kami ganti kedua kebun-kebun mereka dengan dua kebun yang
ditumbuhi (pohon-pohon) yang berbuah pahit, pohon Atsl dan
sedikit dari pohon Sidr. (QS Saba 16) . Setelah runtuhnya
dinding bendungan , seluruh negeri digenangi oleh banjir
. Saluran yang telah digali oleh kaum Saba dan juga dinding
yang dibangun dengan mendirikan penghalang/perinrang antar
gunung-gunung dihancurkan dan system pengairanpun hancur
berantakan.Sebagi hasilnya, daerah yang semula berupa kebun
yang subur berubah menjadi sebuah hutan. Tidak ada lagi
buah yang tersisa kecuali buah seperti cheri dari tunggul
pepohon kecil .4
Bawah (Reruntuhan bendungan Ma'rib yang tampak diatas adalah
salah satu karya yang paling pentin dari kaum Saba. Bendungan
ini runtuh dikarenakan banjir Arim yang disebutkan dalam
Al Qur'an dan semua daerah pertaniannya dilanda banjir.
Daerah itu dihancurkan dengan runtuhnya bendungan. Negeri
Saba kehilangan kekuatan ekonominya dalam waktu yang sangat
singkat dan dalam waktu yang tidak lama pula negeri ini
dihancukan.
Werner Keller seorang ahli arkeologi Kristen
penulis buku " The Holy Book Was Right (Und die Bible Hat
Doch Recht) sepakat bahwa banjir Arim terjadi sebagaima
disebutkan dalam Al Qur'an dan ia menulis bahwa keberadaan
sebuah bendungan dan penghancuran seluruh negeri dikarenakan
runtuhnya bendungan membuktikan bahwa contoh yang diberikan
dalam Al Qur'an tentang kaum pemilik kebun-kebun tersebut
adalah benar-benar adanya .5
Setelah bencana banjir Arim, daerah tersebut
muali berubah menjadi padang pasir dan kaum Saba kehilangan
sumber pendapaan mereka yang paling penting dengan menghilangnya
lahan pertanian mereka. Kaum yang tidak mengindahkan seruan
Allah untuk beriman kepda-Nya dan bersyukur kepada-Nya,
akhirnya diazab dengan sebuah bencana seperti ini. Setelah
penghancuran yang disebabkan oleh banjir, kaum Saba mulai
terpecah-belah. Kaum Saba mulai meninggalkan rumah-rumah
mereka dan berpindah ke Arabia Selatan, Makkah dan Syria
. 6
Dikarenakan banjir ini terjadi setelah Perjanjian Lama
dan Perjanjian Baru, peristiwa banjir Arim ini hanya disebutkan
alam Al Qur'an.
Kota Ma'rib yang dulunya pernah dihuni oleh Kaum Saba,
namun sekrang hanyalah sebuah reruntuhan yang terpencil,
tidaklah diragukan lagi bahwa ini merupakan peringatan bagi
mereka yang mengulang kesalahan seperti yang dilakukan kaum
Saba. Kaum Saba bukanlah satu-satunya kaum yang dihancurkan
dengan banjir. Dalam Al Qur'an surat Al Kahfi diceritkan
tentang kisah dua orang pemilik kebun. Satu diantaranya
memiliki kebun yang sangat mengesankan dan produktif seperti
halnya yang dimiliki oleh kaum Saba. Namun merekapun membuat
kesalahan yang sama sebagiamana halnya mereka, berpaling
dari Allah. Ia berpikir bahwa anugerah yang dilimpahkan
kepadanya "menjadi milik" dari diriya sendiri (dia sendirilah
yang menyebabkan kesemuanya itu, bukan karena Allah):
Dan berikanlah kepada mereka sebuah perumpamaan
dua orang laki-laki, kami jadikan bagi seorang diantara
keduanya (yang kafir) dua buah kebun anggur dan Kami kelilingi
kedua kebun itu dengan pohon-pohon korma dan di antara kedua
kebun itu Kami buatkan ladang. Kedua buah kebun itu menghasilkan
buahnya, dan kebun itu tiada kurang buahnya sedikitpun ,
dan Kami alirkan sungai dicelah-celah kedua kebun itu, dan
dia mempunyai kekayan yang besar, maka ia berkata kepada
kawannya (yang mu'min) ketika ia bercakap-cakap dengan dia;
"Hartaku lebih banyak dari hartamu dan pengikut-pengikutku
lebih kuat.". Dan dia memasuki kebunnya sedang dia zalim
kepada dirinya sendiri; Ia berkata :" Aku kira kebun ini
tidak akan binasa selama-lamanya, dan aku tidak mengira
hari kiamat itu akan datang, dan jika sekiranya aku dikembalikan
kepda Tuhanku, pasti aku akan mendapat kembali tempat yang
lebih baik daripada kebun-kebun itu". Kawannya (yang mu'min)
berkata kepaanya sedang dia bercakap-cakap dengannya: "
Apakah kamu kafir kepada (Tuhan ) yang menciptakan kamu
dari tanah, kemudian dari setetes air mani, lalu Dia menjadikan
kamu seorang laki-laki yang sempurna?. Tetapi aku (percaya
bahwa); Dialah Allah, Tuhanku dan aku tidak mempersekutukan
seorangpun dengan Tuhanku. Dan mengapa kamu tidak mengatakan
waktu kamu memasuki kebunmu masya allah tidak ada kekuatan
kecuali dengan (pertolongan) Allah ?. Jika kamu anggap aku
lebih kurang daripada kamu dalam hal harta dan anak., maka
mudah-mudahan Tuhanku akan memberi kepadaku (kebun) yang
lebih baik daripda kebunmu (ini); dan mudah-mudahan Dia
mengirimkan ketentuan (petir) dari langit kepada kebun-kebunmu,
hingga (kebun itu) menjadi tanah yang licin; atau airnya
menjadi surut ke dalam tanah, maka sekali-kali kamu tidak
dapat menemukannya lagi". Dan harta kekayaanya dibinasakan,
lalu ia membolak-balikkan kedua tangannya (tanda menyesal)
terhadap biaya yang telah dibelanjakannya untuk itu, sedang
pohon anggur itu roboh bersama para-paranya dan dia berkata
: " Aduhai kiranya dahulu aku tidak mempersekutukan seorangpun
dengan Tuhanku". Dan tidak ada bagi dia segolonganpun yang
akan menolongnya selain Allah; dan sekali-kali ia tidak
dapat membela dirinya. Disana pertolongan itu hanya dari
Allah yang Hak . Dia adalah sebaik-baik Pemberi pahala dan
sebaik-baik Pemberi Balasan. ( QS Al Kahfi 32-44).
Sebagaimana dapat dipahami dari ayat-ayat ini, kesalahan
yang dilakukan oleh pemilik kebun adalah mengingkari keberadaan
Allah. Meski ia mengingkari keberadan Allah namun sebaliknya
ia mengira bahwa " meskipun jika dikembalikan kepada Tuhannya"
ia akan mendapatkan balasan yang lebih baik. Ia yakin bahwa
keadaan yang dialaminya, hanyalah tergantung dari kesuksesan
usahanya sendiri.
Sebenarnya ini adalah berarti mempersekutukan Allah dengan
orang/hal yang lain; mencoba untuk mengaku bahwa segala
sesuatu yang dimiliki oleh Allah dan hilangnya rasa takut
seseorang kepada Allah, berpikir bahwa seseorang memiliki
keagungan atas diriya sendiri, dan Allah dengan caraNya
"menunjukkan kemurahan" pada seseorang.
Hal inilah yang juga dilakukan oleh Kaum Saba, hukuman
mereka adalah sama - semua daerah kekuasaannya dihancurkan-
sehingga mereka dapat memahami bahwa mereka bukanlah orang
uang menjadi "pemilik " kekuatan namun hanyalah "berkat"
kepada mereka …..
|
||||
| |
||||
| NOTES | ||||
cpas to http://www.bangsamusnah.com/peoplesaba.html |
Langganan:
Postingan (Atom)

